Berita

Pustakawan HAM Belajar Menulis

Jaringan Pustakaham.id menggelar workshop pelatihan penulisan berita dan artikel bagi pustakawan dan pengelola informasi. Kegiatan yang diikuti oleh 15 orang dari berbagai lembaga tersebut sebagai bentuk peningkatan  kapasitas anggotanya. Pelatihan ini digelar selama 2 hari mulai senin-selasa (30-31/10) di ruang PK. Ojong kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta. Hadir dalam acara tersebut Mulyo Sunyoto wartawan senior kantor berita Antara dan Purwanto wartawan dari indochinatown.com sebagai pembicara.

Komnas Perempuan Peringati 19 Tahun Tragedi Mei ‘98

Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) bersama komunitas korban, organisasi pendamping korban, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperingati 19 tahun Tragedi Mei ‘98 di komplek Makam Massal Korban Tragedi Mei ‘98, TPU Pondok Ranggon, Senin (08/05/2017). Peringatan ini bertujuan untuk merawat ingatan kolektif tentang Tragedi Mei ‘98, guna mencegah tragedi serupa berulang kembali di masa yang akan datang.

Artikel

Perpustakaan dan Demokrasi: Konsep Ideal dan Penerapannya di Indonesia

Konstitusi Indonesia setelah memasuki masa reformasi mengalami perubahan yang cukup signifikan. Salah satu perkembangan yang terjadi berkaitan dengan hak asasi manusia. Perubahan ini ternyata terjadi pula berkaitan dengan hak-hak rakyat Indonesia berhubungan dengan akses informasi dalam usaha bangsa Indonesia mencerdaskan kehidupannya dalam berbangsa dan berhubungan dalam masyarakat global. Beberapa pasal yang berhubungan dengan perpustakaan pada Undang-Undang Dasar 1945  terdapat pada:

Pasal 28C

Peranan Perpustakaan DPR RI Mendukung Fungsi Legislasi DPR RI

Salah satu isu ketika membahas proses legislasi adalah studi banding.  Studi banding dalam proses legislasi seringkali menjadi permasalahan karena dianggap hanya menjadi alat anggota DPR RI berlibur menggunakan uang rakyat.  Pada umumnya, studi banding baru layak dilakukan, jika kebutuhan informasi tak tersedia secara memadai di dalam negeri atau informasi yang ada baik melalui internet dan literatur yang ada serta informasi dari para pakar masih dianggap kurang.

DIDUKUNG OLEH